Menu

gonnersview banner

Siapakah yang Pantas Menjadi Penyerang Tengah Utama Arsenal?

Berangkat dari baca artikel d mengenai Weekly Online Poll yang baru-baru ini dipublish di Arsenal.com jadi berkeinginan nulis Gooner’s View ini. Mungkin beberapa dari kalian udah baca hasil Weekly Online Poll yang saya maksud. Polling ini bertemakan “Who is your first-choice centre forward when everyone is fit?”. Hasil dari polling ini adalah sebagai berikut: Olivier Giroud (32%), Danny Welbeck (26%), Alexis Sanchez (27%), Theo Walcott (5%), dan Lukas Podolski (7%). Thanks God no one voted for Sanogo. Bukannya tidak boleh, melainkan dia belum siap J.

poll

Apakah saya ikutan memilih? Tidak. Untuk itu mau pilih sekarang, dan saya tidak menjatuhkan pilihan untuk Alexis Sanchez, Theo Walcott, atau Lukas Podolski. Sorry to Goonerettes, I choose Danny Welbeck over Olivier Giroud.

Itu merupakan statement saya kepada teman-teman saya ketika pertama kali melihat Welbeck melakoni debut melawan Manchester City. Dia bermain di posisi favoritnya sebagai penyerang tengah dan bermain cukup baik sebagai debut-an Arsenal. City beruntung karena mereka memiliki Vincent Kompany dan dia bermain sangat baik ketika itu dan kalau saja angin sedikit bersahabat tentunya chip Welbeck akan masuk (tidak kena tiang). Penampilannya saat itu membuat saya berpikir bahwa ini adalah penyerang yang dibutuhkan Arsenal, selain saya jenuh melihat cara Giroud bermain musim lalu.

Kenapa Danny Welbeck dan bukan keempat pilihan lainnya? Saya memilih Welbeck bukan dari statistik golnya melainkan dari kontribusinya untuk Arsenal. Kalau dari raihan gol, saya setuju dia adalah penyerang yang (sedang) mandul, 2 gol dari 8 games di EPL merupakan bukti yang cukup jelas. Coba kita lihat statistik dibawah ini.

Ilustrasi 1

Perbandingan ini tidak terlalu menggambarkan karena selisih games yang terlalu jauh, tapi ini bisa kita gunakan sebagai acuan. Dari hasil perbandingan squawka.com , Podolski terlihat jauh di bawah Welbeck dan Giroud dari setiap kriteria. Tidak heran Wenger yang mungkin berlangganan Opta lebih memilih Welbeck untuk saat ini. Menurut data ESPN, Podolski hanya menjadi 1 kali diturunkan menjadi starter musim ini, yakni ketika berhadapan dengan Southampton di League Cup, dimana Arsene Wenger harus kembali penasaran kapan dia bisa menjuarai League Cup karena kalah 1-2. Dalam pertandingan itu pun, Podolski hanya mampu melakukan 1 kali tendangan dan alhamdulillah on target. No for Podolski!

Sekarang kita beralih ke Giroud, sang top scorer Arsenal musim lalu dengan torehan 16 gol dari 36 penampilannya di EPL. Berdasarkan statistik di atas, Giroud memiliki rekor goal per game yang lebih baik dibandingkan Welbeck, 0.44 goal per game. Yuk coba kita lihat kriteria yang lain.Kalau dari assist, apabila Welbeck tidak memberikan assist ketika melawan MU nanti, akan membuat torehannya sama seperti Giroud. Perhatian saya tertuju pada dua kriteria lain. Welbeck unggul cukup telak dalam key passes dan chances created dibandingkan Giroud. Mungkin banyak dari kita yang beranggapan bahwa tugas utama penyerang adalah mencetak gol. Itu sangat betul, tapi bukankah akan lebih baik apabila penyerang memiliki visi yang baik pula. Robin van Persie, mantan kapten kita, memiliki rekor key passes tertinggi diantara pemain Arsenal lainnya di musim EPL terakhir dan terbaiknya bersama Arsenal dengan 2.4 operan per game dari 38 games (whoscored.com). Penyerang yang hebat adalah penyerang yang apabila sedang tidak dalam hari terbaiknya, dia harus bisa membuat peluang bagi rekannya. Ini adalah hal yang juga dimiliki oleh Welbeck, namun kurang di sisi Giroud. Sebagai tambahan dan saya yakin semua pasti setuju, Welbeck pintar dalam mencari ruang dan mampu mengeksploitasinya dengan kecepatan yang ia punya. Selain itu, Welbeck juga jarang ‘nempel’ dengan bek lawan seperti Giroud dan Podolski musim lalu yang menurut hemat saya membuat bek lawan menjadi nyaman dan tidak cepat lelah.

Mungkin pembaca sudah berpikir dari tadi, kenapa tidak Alexis Sanchez atau Walcott. Bagi saya, mereka adalah dua pemain penting Arsenal untuk mencetak gol. Mereka adalah pemain yang mampu membuat peluang bagi diri sendiri untuk mencetak gol dengan skill-nya. Dimanapun mereka diposisikan, mereka akan selalu menjadi ancaman buat lawan dan mereka bisa mencetak gol. Namun, kita tidak bisa pungkiri bahwa fisik yang baik dibutuhkan di wilayah tengah dalam liga seperti EPL dan itu menjadi keunggulan Welbeck. Bukan berarti Alexis dan Walcott dibawah Welbeck. Jujur, keduanya memiliki kemampuan diatas Welbeck. Tapi, bukankah kombinasi Alexis dan Walcott mengapit Welbeck akan menjadi trio penyerang terbaik Arsenal?

Ilustrasi 2

Sayangnya, ketiganya belum dipasang terlalu sering karena Walcott baru sembuh dari cedera. Semoga Wenger membaca artikel ini dan menggunakan Google Translate sehingga mereka bertiga akan diturunkan sebagai starter. Bagaimana dengan kalian? Siapa yang akan kalian pilih? J

 

- @wicaksonoagung, @arsestats_ID -

 

back to top