Menu

gonnersview banner

Jika Arsenal Seorang Manusia, Maka Dia Adalah Seorang Hipster

One nil to the Arsenal! One nil to the Arsenal. Chant tersebut terdengar membahana, riuh, padu di White Hart Lane hingga di tempat-tempat penonton layar kaca setelah tendangan spektakuler Tomas "Little Mozart" Rosicky menghujam jala Hugo Lloris. Magnificent strike!

Seperti yang dikatakan dalam twitnya bang Benny Handoko di @benhan, "Arsenal bermain langsung masuk gigi empat. Attitude seperti ini yang diperlukan hingga akhir musim. 12 pertandingan sisa.". Sahih adanya apa yang dikatakannya, namun paska gol cepat di menit ke-2, Arsenal langsung turun mesin seperti kendaraan bermotor yang dipaksa masuk ke gigi 4 langsung tanpa harus melewati gigi 1, 2 dan 3.

Penulis berpikir Arsenal akan menang telak. Namun Tuhan berkata lain. Beliau tidak sependapat dengan penulis. Sejatinya, penulis juga kurang akrab dengan Tuhan. Arsenal ditakdirkan hanya menang 1-0. Tipikal Arsenal, selalu kehilangan momentum secara tiba-tiba. Disaat sebuah tim diharuskan menjaga performa di saat pertandingan berjalan, Arsenal sebaliknya. Sepertinya Arsenal mengidap bipolar disorder.

Berbeda dengan tim-tim besar lainnya. Disaat Chelsea, Manchester City dan Liverpool dengan kejamnya mengospek Sp*rs, maka Arsenal mempunyai jalan sendiri untuk mengospek Sp*rs dengan cara yang elegan. Jika Arsenal dianalogikan seperti manusia, maka Arsenal adalah seorang hipster. Jika tim-tim lain menyukai Taylor Swift, Lorde dan Ed Sheeran, maka Arsenal lebih menyukai Camera Obscura, Zee Avi dan Savoir Adore. Jika tim-tim lain menyukai film-film Hollywood, maka Arsenal lebih menyukai The Serbian Film.

woj kos per tottenham

2 menit pertama pertandingan adalah milik Arsenal, sisanya Sp*rs mengambil alih jalannya pertandingan sampai full time. Bahkan mereka berhasil mendapatkan 65% penguasaan bola. Setelah itu Arsenal lebih menerapkan counter attack. Hanya ada beberapa peluang emas yang seharusnya bisa dikonversikan menjadi gol. Ada yang aneh dengan strategi Sp*rs tadi malam, Tim Sherwood menerapkan high defensive line sehingga ketika Arsenal melakukan serangan balik yang cepat, pemain bertahan Sp*rs kocar-kacir. Bunuh diri. Ada sebuah momen epik dimana Tim Sherwood melempar vest nya setelah Chamberlain lolos dari jebakan offside dan melakukan solo run sampai one on one dengan Lloris, namun sayang, bola lob Chambelain masih melebar dari gawang. Sherwood tampak terlihat begitu marah, entah karena bek-bek Sp*rs yang katro atau karena Chamberlain gagal mencetak gol ke-2 untuk Arsenal. Tentu fans Sp*rs masih ingat kalau Tim Sherwood merupakan fans Arsenal, bukan ?

Sebenarnya Sp*rs medapatkan seabrek-abrek peluang daripada Arsenal, beruntunglah Arsenal mempunyai 2 pemain bertahan yang solid. Mertesacker dan Koscielny, pantas dinobatkan sebagai man of the match di pertandingan tadi malem. Selama 90 menit mereka berjibaku dengan pemain-pemain Sp*rs. Mereka begitu disiplin. Overlap saat diperlukan, track back saat dibutuhkan. Terlebih, performa Sczcesny yang semakin baik membuat Adebayor, Erikksen, dan Soldado harus bersusah payah memasukan bola ke gawang Arsenal. Hasilnya ? Nihil.

Olivier Giroud ? Seperti biasa, bagai singa yang kehilangan taringnya. Selalu hilang saat pertandingan krusial dan muncul kembali saat pertandingan melawan tim-tim semenjana, sering kehilangan bola dengan mudah, kurangnya komunikasi dengan playmaker sehingga menyebabkan terjadinya miskomunikasi. Wenger harusnya paham bahwa Giroud membutuhkan kompetitor yang berkualitas. Giroud memang striker hebat, link up play nya diatas rata-rata. Setidaknya, skema gol tunggal kemarin berawal dari Giroud yang menghalau bola blunder lalu dilanjutkan oleh Chamberlain dan Rosicky.

Derby London Utara akan selalu panas seiring berkembangnya liga inggris, berapapun hasilnya, siapapun yang menang, siapapun yang keracunan lasagna. Kemenangan tadi malam sangat vital bagi Arsenal untuk tetap bersaing dalam perebutan titel juara. Saat EPL menyisakan 8 laga lagi, tidak ada yang peduli dengan skor, win is a win. Kesimpulan dari derby London Utara tadi malam adalah North London is red and always be red!

Ohiya, sepertinya kita akan merayakan St Totteringham Day lebih awal.

INGIN MENULIS BUAT KAMI?

Kirimkan tulisan mengenai Arsenal dan seputarnya melalui surel ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Last modified onMonday, 17 March 2014 15:10
Muhammad Arhan

Half-time student. Full-time Arsenal supporter. Sepakbola, Arsenal dan film adalah kombinasi seni yang mengagumkan. Feel free to follow me @mhmdarhn

back to top