Menu

gonnersview banner

Kau Pantas Mendapatkannya, Kim

"We are still trying to bring one body in because of Ramsey's setback and Flamini's suspension," ucap Manajer The Gunners saat konferensi pers pra-laga lawan Crystal Palace, Jumat (31/1).

Terungkap sudah siapa tubuh yang akan didatangkan oleh Arsene Wenger ke dalam skuadnya di bursa transfer musim dingin. Ia bukanlah wonderkid Jerman yang sebulan ini meramaikan berita akan bergabung dengan Arsenal. Bukan seorang striker yang sangat dinantikan oleh fans, striker yang dapat bermain ‘with or without’ Olivier Giroud. Tubuh ini adalah milik gelandang asal negeri Zlatan Ibrahimovic yang bermain untuk klub Spartak Moscow, Kim Kallstrom.

Mungkin banyak fans yang berharap akan ada tambahan pemain ke dalam skuad untuk mengisi kekosongan pemain yang cedera dan terkena suspensi. Berita-berita (baca: Rumor) sepanjang bursa transfer pun sangat heboh dan cukup membius para fans Arsenal untuk mempercayainya. Termasuk rumor tentang Julian Draxler yang akan menjadi pembelian termahal selanjutnya setelah Mesut Ozil. Wenger sampai angkat bicara, “Situasi Draxler dibuat oleh media, bukan olehku. Dia akan tetap di Schalke.”

Harapan untuk melihat Arsenal membawa pemain mahal menjelang deadline bursa transfer mungkin sirna. Seiring dengan sirnanya orgasme sesaat yang dinanti fans Arsenal saat pengumuman resmi dari website klub. Tak apa, lagi pula Wenger lebih suka jika transfer pemain macam Draxler untuk kontrak jangka panjang, dan kemungkinan itu terjadi adalah saat bursa transfer musim panas. Sulit untuk bursa transfer musim dingin. Chin up, gooners!

 

Yang Dibutuhkan

Aaron Ramsey cedera (lagi) hingga empat atau enam minggu ke depan. Mathieu Flamini terkena larangan bermain sebanyak tiga laga liga Inggris serta jadwal padat yang akan dihadapi Arsenal di bulan Februari (Premier League, FA Cup, Champions League). Otomatis Arteta membutuhkan tandem untuk mengawal lini tengah dan setelah Flamini kembali dari disetrap, pelapis untuk posisi ini masih dibutuhkan karena Ramsey yang masih cedera. Memang Jack Wilshere dan Alex Oxlade-Chamberlain bisa mengisi pos itu, tapi untuk jadwal padat serta lawan-lawan berat yang harus dihadapi, hal ini bisa menjadi bumerang bagi Arsenal.

Jadi, datangnya Kim adalah apa yang dibutuhkan Meriam London saat ini. Hanya Olivier Giroud yang harus berjuang ‘sendirian’ di ujung tombak. Bisa sedikit terobati dengan sudah sehatnya Yaya Sanogo dan Nicklas Bendtner. Ditopang dengan produktivitas barisan gelandang Arsenal yang bagus dalam urusam membobol gawang lawan.

Kejelian mata Wenger dalam melihat pemain yang cocok untuk bermain di bawah arahannya serta filosofi bermainnya kali ini tertuju pada Kim Kallstrom. Fans Arsenal sudah biasa dengan tabiat Wenger yang satu ini. Ditambah dengan tidak terendus oleh media. Ingat situasi Nacho Monreal musim lalu?

Kedatangan Kim dengan status pinjaman sampai akhir musim menurut saya kurang begitu disambut oleh fans. Tidak seheboh saat Ozil datang. Jelas, Ozil gitu loh.

Wajar karena selain berasal dari tim di liga yang kurang beken di Eropa, sebut saja liga yang ‘antah-berantah,’ Kim kurang begitu eye-catching di mata gooners. Usianya pun sudah menginjak kepala tiga, seumuran dengan Arteta.

Jika Anda aktif bermain twitter mungkin Anda melihat twit tentang pemain timans Swedia ini adalah pemain yang bagus di game Championship Manager, menjelang diresmikannya Kim. Kim pemain yang bagus di permainan Championship Manager ketika dulu, saat dirinya masih muda sekitar tahun 2002-2004. CMIIW.

Kim Pantas Mendapatkannya

Setiap pemain pasti memiliki potensi. Bagitu pun dengan Kim sehingga Wenger mendatangkannya ke Arsenal walaupun statusnya pinjaman. Saya yakin pemain yang didatangkan oleh The Professor bukanlah pemain abal-abal. Ia pantas bermain untuk Arsenal dengan segala potensi yang dimilikinya.

Potensi yang dimiliki Kim, di biografinya di Wikipedia menyebutkan bahwa sang pemain bisa berperan sebagai deep lying playmaker dan memiliki skill tendangan bebas yang mumpuni.

Kim, dengan pengalamannya bermain di level internasional bersama klub dan tim nasional bisa jadi membantu perkembangan pemain muda yang dimiliki skuad Arsenal. Pemain kelahiran Sandviken, Swedia dengan 108 penampilan dan 16 gol bagi tim nasionalnya ini hingga sekarang masih menjadi andalan pelatih Swedia, Erik Hamrén.

“I’m here to do my best for Arsenal and to help out the team, so we can achieve good results for the last part of the season,” katanya dalam sesi wawancara setelah resmi gabung. Mulia sekali tujuan Kim berada di Arsenal. Dia ingin membantu tim dengan segala kemampuannya dan berharap musim ini berakhir dengan hasil yang baik. Semoga saja tercapai.

Tidak peduli status transfer. Tidak peduli seberapa lama dia akan bermain untuk Arsenal. Ketika ia menerima tawaran untuk The Gunners, ia langsung setuju.

“Yesterday I was in Abu Dhabi with Spartak Moscow and I got a phone call asking if I would like to go to Arsenal on loan for a few months. I thought ‘Absolutely, why not?’. So I quickly went back to the hotel, got my stuff and went to the airport as fast as I could! I flew into London today. Now I just want to settle down as fast as I can and prepare for the games ahead.”      

Sungguh kesalahan besar jika gooners tidak mendukung Kim ketika bermain dengan jersey dan badge kebanggaan klub. Bagaimanapun ia pantas mendapatkannya

.tony_adams

Well, jika Kim mengetahui quote ini dan mempraktekkannya saat bermain mungkin ia akan mendapatkan apa yang dikatakan oleh dedengkot Arsenal itu. Selamat datang di Arsenal, Kim Kallstrom!

 Tertarik untuk mengisi kolom Gooner's View kami? Hubungi kami di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. .
Last modified onTuesday, 04 February 2014 11:20
Faishal Fikri Sriyadi

Gooner, pasti itu. Suka Arsenal dari musim 2007/2008

twitter: @shalfikri

Website: https://twitter.com/shalfikri
back to top