Menu

AIS Regional Karawang Berbagi Kebahagiaan

"Sudah dua kali Kita (AIS Karawang) mengundang mereka dalam acara anniversary AIS Karawang. Di tahun ke-3 dan ke-4. Sekarang sudah saatnya giliran Kita yang berkunjung ke tempat mereka." Ungkap Yendi, salah satu pengurus AIS Karawang pada saat acara #KumpulBarengAISKRWG. Ide ini yang akhirnya mendasari Kami dalam membuat acara anniversary memperingati hari jadi AIS Karawang yang ke-5.

Mereka yang dimaksud adalah anak-anak yang kurang beruntung dari yayasan panti asuhan al-Kholisoh. Memang, sudah 2 tahun berturut-turut AIS Karawang selalu mengundang mereka ke dalam acara perayaan hari jadinya untuk menyumbangkan sebagian uang hasil OGOT (One Goal One Thousand) yang terkumpul selama tahun berjalan. Namun untuk perayaan kali ini, pengurus sepakat untuk mengunjungi mereka, berbagi kebahagiaan dengan mereka.

OGOT itu sendiri adalah program sumbangan yang diprakarsai oleh AIS Pusat, yang artinya di tiap event #MatchScreeningAISKRWG, setiap peserta menyumbang seribu rupiah (minimal) untuk tiap gol yang Arsenal cetak ke gawang lawan.

Kunjungan dilaksanakan pada hari minggu, 29 November 2015, pukul 11.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. Kegiatan dimulai dengan kumpul di home-base AIS Karawang, RR Café di Kawasan Galuh Mas Karawang. Sambil menunggu teman-taman lain yang ingin ikut serta berkunjung ke panti asuhan, panitia mempersiapkan konsumsi makan siang dan sumbangan yang sudah terkumpul. Setelah 15 menit perjalanan, sampailah Kami ke lokasi panti asuhan. Di lokasi Kami disambut dengan canda tawa khas anak-anak dan kehangatan serta keramahan pengurus panti.

Acara dimulai dengan sambutan dari Yudi selaku perwakilan pengurus AIS Karawang tentang maksud dan tujuan kedatangan, serta sekilas mengenai komunitas AIS itu sendiri. Dilanjutkan oleh pengurus panti tentang kondisi terkini dan kegiatan panti diselingi sesi tanya jawab. Kemudian acara potong tumpeng dan penyerahan sumbangan secara simbolis oleh Bayu Kartika selaku koordinator AIS Karawang, doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Ali selaku guru pembimbing di panti tersebut. Terakhir acara ditutup dengan makan siang bersama.

Ada pertanyaan dari Ustad Ali yang menggelitik perasaan saat Kami selaku pengurus saat sesi tanya jawab dengan pengurus panti. "Bisakah program OGOT diganti menjadi OTOM? One Trophy One Million." Bisakah Lads?

back to top