Menu

Serunya Gathering Nasional AIS ke 6 di Solo!

Gathering Nasional Arsenal Indonesia Supporter ke-6 telah selesai di helat. AIS regional Solo sebagai tuan rumah Gathnas mendapatkan kehormatan karena bisa menjamu rekan-rekan AIS se-Indonesia. Bertempat di kota Solo, kota yang terkenal dengan keramahan masyarakatnya, para peserta Gathnas menunjukan antusias mereka kepada acara ini dengan hadir lebih awal sebelum acara ini dibuka. Banyaknya banner yang terpasang di depan hotel D’wangsa HAP menunjukan bahwa para peserta Gathnas siap untuk me-meriahkan acara tahunan ini.

Hotel D’wangsa HAP dipenuhi oleh para peserta Gathnas yang mengenakan atribut Arsenal. Kurang lebih sekitar jam 8, para peserta sudah membanjiri hotel yang terletak di jalan utama Slamet Riyadhi. Mereka menunggu giliran untuk melakukan proses registrasi dan check-in pada kamar hotel yang telah dipesan jauh hari..

Acara ini menjadi sebuah wadah untuk meluapkan rasa kerinduan antar rekan AIS yang berbeda regional. Tak jarang kita melihat para peserta yang berasal dari regional lain bersalaman sambil melemparkan senyum ke rekan AIS yang berbeda regional tersebut. Hal ini memperlihatkan bahwa Arsenal Indonesia Supporter (AIS) bukanlah komunitas yang hanya diisi oleh orang-orang yang sekedar mencintai Arsenal FC sebagai tim pujaan. Lebih dari itu, rasa kekeluargaan lah yang mengilhami AIS menjadi sebuah wadah bagi mereka yang mencintai Arsenal FC.

Supporter sepak bola selalu identik dengan para pria. Tapi, siapa bilang wanita tidak boleh menjadi seorang supporter sepak bola? Pada Gathnas ke-6 ini, tidak hanya pria saja yang turut hadir untuk memeriahkannya. Ada banyak wanita yang bersedia datang ke kota Solo untuk menjadi bagian dari sejarah Arsenal Indonesia Supporter. Dari sekian banyak Goonerettes - sebutan untuk supporter Arsenal khusus wanita. Novri Romano, misalnya; gadis cantik yang satu ini bersama rekan AIS regional Bogor, turut meramaikan acara Gathering Nasional ini.

gathanas1

Setelah seluruh peserta selesai melakukan proses registrasi. Para peserta Gathnas diajak berkeliling kota Solo dengan bus yang telah disiapkan. Seperti tema Gathnas ke-6 di kota Solo ini, yaitu; Tradition, Class, and History. Seluruh rekan AIS dibawa kesebuah tempat yang menjadi salah satu ikon dan sejarah panjang kota Solo.

Keraton Kasunanan Surakarta menjadi salah satu tempat destinasi city tour pada Gathering Nasional AIS ke-6. Para peserta Gathnas dibawa oleh kakak-kakak panitia yang merangkap sebagai tourist guide ke dalam Keraton. Sebuah kehormatan bagi AIS (Arsenal Indonesia Supporter) karena mendapat sambutan dari Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Puger, selaku wakil raja, Sinuhun Pakubuwono ke XIII dan putranya Bendero Raden Mas Suryo Asmo.

Di tempat inilah, sejarah mencatat bahwa dahulunya Surakarta adalah sebuah ornamen penting dalam Negara ini. Pada masa lampau, Keraton Kasunanan adalah pusat pemerintahan yang bersifat monarki. Bagi masyarakat Jawa, Keraton Kasunanan adalah agung adanya, peninggalan sejarah yang masih aktual ceritanya, sampai kapanpun, walau api peradaban silih berganti.

Itulah yang ingin ditonjolkan dalam city tour kali ini. bukan hanya sekedar vacation, melainkan para peserta mendapatkan pelajaran kilas balik sejarah kota Solo pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Dengan Harapan Arsenal Indonesia Supporter menjadi komunitas yang akan selalu hidup walau tahun silih berganti. Menjadi komunitas supporter yang terbaik diantara banyaknya komunitas supporter lainnya. Dan yang lebih utama, Arsenal Indonesia Supporter menjadi supporter tim sepakbola luar negeri, yang mendukung tim kesayangannya tanpa meninggalkan rasa cintanya kepada Indonesia.

1


Tempat tujuan selanjutnya dalam City tour adalah kampung batik Kauman, yang terletak tidak jauh dari Keraton Kasunanan. Masih menyangkut dari salah satu tema Gathnas pada tahun ini, yaitu; Tradition. Ya, batik adalah sebuah tradisi, bukan hanya masyarakat Jawa yang mengenakan batik, tetapi batik adalah warisan budaya Indonesia yang harus kita jaga dan lestarikan.

Di kampung batik Kauman, para peserta dapat membeli batik di toko-toko batik yang berjejer di sepanjang gang kampung Batik Kauman, ataupun sekedar untuk melihat keindahan ukiran batik khas Solo yang melegenda. Batik merupakan barang oleh-oleh yang wajib dibeli jika mampir ke kota Solo.

5

Di tempat terpisah, perwakilan dari masing-masing regional mengikuti Rakernas (Rapat Kerja Nasional) yang bertempat di meeting room Hotel D’Wangsa HAP. Dari sekian banyak hal yang dibahas dalam rapat kala itu, salah satu diantaranya adalah membahas tentang persiapan Gathnas ke-7 selanjutnya di Surabaya. Dan tidak ketinggalan voting dilakukan untuk memilih Gathnas ke-8 setelah Surabaya. Setelah hasil voting yang dilakukan oleh para peserta rakernas, maka dipilihlah Malang sebagai tempat berlangsungnya Gathnas setelah dua tahun kedepan.

Rakernas

Setelah berkunjung di dua tempat, yaitu; Keraton Kasunanan dan Kampung Batik Kauman. Para peserta Gathnas yang masih bersemangat dibawa oleh armada bus yang telah disediakan ke The Park Mall yang terletak di jalan Ir. Soekarno.

Gooners dan Goonerettes yang tak sabar menantikan pertandingan akbar antara Arsenal FC vs Everton, telah berkumpul di The Park Mall berjam-jam sebelum Kick off. Di tempat ini para peserta dapat beristirahat sejenak sambil menerima jatah makan malam yang telah disiapkan oleh panitia. Suasana kekeluargaan terlihat jelas antar sesama peserta Gathnas.

Seluruh panitia telah menyiapkan dari jauh hari untuk menggelar acara nonton bareng (nobar) di The Park Mall. Rangkaian acara dibuat semenarik mungkin agar acara tahunan ini berlangsung meriah dan berkesan.

Banner yang terpasang di pagar pembatas lantai dua turut meramaikan acara nonton bareng. AIS dari setiap regional diwajibkan untuk membawa sebuah banner. Hal itu sontak mencuri perhatian dari para pengunjung mall. Seluruh atribut Arsenal dari banner hingga jersey telah membuat The Park Mall menjadi lautan Gooner dan Goonerettes. Dan dengan bangga kita menyebutnya sebagai “Arsenal Day.”

nonbar 3
Ada banyak acara seru sebelum kick off pertandingan. Musik, pertunjukan DJ, dan kuis dengan hadiah yang menarik. Kedua host pada acara malam hari itu begitu kompak dan kocak menyapa para Gooner dan Goonerettes. Bona dan Aldy yang menjadi host silih berganti mengundang rekan AIS yang bisa menjawab sebuah pertanyaan untuk maju ke depan. Indosat yang menjadi sponsor dalam acara Gathering Nasional kali ini juga memberikan banyak doorprize kepada rekan AIS.

Acara semakin meriah saat seorang wanita cantik yang berasal dari Jakarta hadir di depan panggung. Wanita yang menjadi buah bibir di jejaring media sosial ini begitu dinantikan oleh para Gooner sebagai penyegar acara. Ya, siapalagi selain Nike Josephine. Goonerettes penggangum Olivier Giroud ini turut menjadi host. Dan suasana malam itu semakin pecahhh bung!

Sebelum kick off ada beberapa award yang diberikan AIS Pusat kepada regional yang terbaik. AIS Solo selaku tuan rumah mendapatkan urutuan ketiga the best regional. AIS Balikpapan menjadi runner-up, dan suasana semakin meriah kala AIS Pusat menyematkan the best regional kepada AIS Jakarta. Pada kesempatan malam hari itu pula, AIS Pusat meresmikan beberapa regional Arsenal Indonesia Supporter.

Sambutan dari Mega Puspita selaku ketua panitia Gathering Nasional AIS mendapatkan applause dari para Gooner dan Goonerettes yang memenuhi tempat nobar. Siapa yang mengira jika ketua panitia Gathnas tahun ini adalah seorang wanita. Seperti yang telah tertulis di paragraf terdahulu bahwa sepakbola bukanlah olahraga milik kaum adam saja, kaum hawa pun tak ketinggalan menggemari sepakbola dan menjadi fans dari Arsenal FC.

Azis Mukhorobin sebagai ketua Arsenal Indonesia Supporter regional Solo, juga turut mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh AIS dari berbagai regional yang telah berkenan untuk hadir ke kota Solo dalam meramaikan Gathering Nasional ke-6.

Tanpa mengulur waktu lebih lama, match yang ditunggu oleh Gooner dan Goonerettes akan berlangsung. Suasana semakin pecah ketika seluruh AIS dari berbagai regional bersama-sama dalam menyanyikan lagu dukungan kepada Arsenal. Teriakan membahana di setiap sudut The Park Mall yang begitu luas. Ketika orang lain memilih untuk tidur, kami dengan rasa cinta - terjaga untuk mendukung tim kebanggaan.

Chant telah berkumandang. Langit bergemuruh dengan teriakan Arsenal. Dan suasana semakin meng-gila kala Olivier Giroud mencetak goal pertama untuk Arsenal. Flare dengan warna asap merah menyala membumbung tinggi di langit The Park mall, di antara kerumunan Gooner dan Goonerettes, membuat atmosfer sepakbola begitu lekat. Tak terbayang suasana malam itu, tak akan lupa kejadiaan yang telah berlangsung.

nonbar 6

Dua kali empat puluh lima menit pertandingan antara Arsenal FC vs Everton, telah selesai. Jarum pendek pada jam menunjuk ke angka 1. Skor akhir pada pertandingan malam itu adalah 2-1 untuk kemenangan Arsenal FC. Gooner dan Goonerettes pun menyanyikan lagu kebanggaan untuk Arsenal. Sebuah chant yang diharapkan terdengar hingga ke Emirates Stadium. Flare kembali menyala, dan suasana kembali riuh dalam luapan emosi kemenangan.

nonbar 5

Hari pertama Gathnas ditutup dengan kemenangan. Sekiranya, para Gooner dan Goonerettes dapat tidur nyenyak dengan sebuah kebanggan bahwa tim kesayangannya untuk sementara berada di puncak klasemen Premier League.

Keesokan harinya saat mentari pagi hari Minggu mulai menyingsing di kota Solo, didepan hotel HAP D’Wangsa Solo terlihat hiruk pikuk dan lalu lalang orang-orang yang mengikuti Car Free Day di sepanjang jalan Slamet Riyadi. Banyak yang bersepeda, banyak pula yang ber-jogging ria, yap seperti itulah gambaran tiap hari Minggu kota Solo kawasan jalan Slamet Riyadi dari pagi hari sampai pukul 09.00.

Tak kalah dengan hiruk pikuk tersebut, di dalam hotel D’wangsa panitia GathNas ke-6 AIS mulai sibuk sejak pukul 05.00 pagi mempersiapkan segala sesuatu yang berkenaan dengan kelanjutan agenda GathNas di hari Minggu. Dengan mulai membangunkan para peserta GathNas, meskipun susah susah gampang membangunkan peserta karena sudah tentu lelah setelah seharian kemarin mengikuti agenda GathNas berupa City Tour di Kraton Kasunanan Solo dan Kampung Batik Kauman yang dilanjutkan dengan nonton bareng di The Park Mall Solo hingga pukul 02.00 dinihari. Morning Call oleh kakak kakak panitia yang cantik dan ganteng tentunya menjadi senjata tersendiri dari panitia agar para peserta segera bergegas menyiapkan perlengkapannya, hehehe.

Setelah peserta dikondisikan, yap sarapan telah menanti para peserta. Makan pagi bersama-sama gooners seluruh Indonesia memang memberikan arti tersendiri. Makna akan kesatuan dan persatuan terasa kental disini, meskipun dari berbagai daerah dan budaya yang berbeda-beda. Semuanya terlihat menyatu, indahnya kebersamaan.

hotel

Setelah sarapan pagi para peserta bersiap-siap melanjutkan agenda GathNas ke-6 AIS di Lapangan Kota Barat Solo yang juga terkenal dengan martabak manisnya Gibran putra Presiden RI. Disana agendanya adalah mini games dan mini soccer, antusiasme peserta GathNas yang tinggi tidak menyurutkan mereka untuk berjalan kaki dari hotel D’Wangsa menuju Lapangan Kota Barat sekalian menikmati Car Free Day Solo.

Sedangkan di Lapangan Kota Barat, panitia telah menyiapkan arena bertanding mini soccer dan untuk mini games, kerja siang malam demi menyukseskan acara GathNas ke-6 AIS di kota Solo.

soccer 4

Pukul 09.30 peserta datang di venue mini soccer dan mini games, dan tak butuh waktu lama peserta menyiapkan dan memakai atribut khas regional mereka untuk bertarung di lapangan hijau. Pertandingan pertama yang dihelat adalah AIS regional Gresik melawan AIS Regional Boyolali, yang pemenangnya adalah regional Boyolali dan sudah ditunggu oleh AIS Regional Jepara di babak 8 besar. Di lapangan 2 pertandingan antara AIS regional Kediri dan AIS Regional Bogor dimenangkan oleh AIS Regional Kediri dan kemudian menantang AIS regional Bandung. AIS regional Jakarta melawan AIS regional Cirebon pun dimenangkan oleh Cirebon yang kemudian menantang AIS regional Surabaya yang menang atas AIS regional Kudus. Sedangkan di lapangan 2 AIS regional Bekasi menang atas regional Solo dan kemudian menantang AIS regional Bali.

soccer 8

Babak perempat final dimulai pukul 11, meskipun suasana terik dan panasnya matahari tidak mengurangi semangat pendekar lapangan hijau tiap regional. Pertandingan AIS Jepara melawan regional Boyolali mengawali babak perempat final ini, selang 5 menit lapangan nomer 2 diisi oleh pertandingan antara AIS Kediri melawan AIS Bandung. Kedua pertandingan tersebut yang berakhir dengan masing masing kemenangan AIS regional Jepara dan AIS regional Bandung. Kemudian babak perempat final dilanjutkan oleh AIS regional Cirebon melawan regional Surabaya, dan di lapangan nomer 2 diisi oleh pertandingan AIS Bali melawan Bekasi. Pemenangnya menjadi milik AIS Cirebon dan Bekasi. Sehingga AIS regional Jepara, Bandung, Bekasi, dan Cirebon berhak melaju di babak semifinal.

soccer 7

Menunggu babak semifinal, makan siang sudah disiapkan dan dibagikan oleh panitia kepada peserta. Sembari makan dan menunggu mulainya babak semifinal, acara diisi dengan kuis menarik untuk mengetes pengetahuan gooners dan goonerettes tentang Arsenal, disamping itu mini games berupa marathon bakiak dan egrang pun juga digelar. Sebagian dari peserta ada juga yang memutuskan untuk kembali ke hotel untuk check out, karena memang batas untuk check out hotel adalah pukul 13.00 dan untuk mengejar jadwal transportasi pulang mereka.

Babak Semifinal pun di mulai pertandingan AIS Jepara melawan AIS Bandung ditengah terik matahari yang sangat panas pemain tetap tidak kendur semangatnya, dilapangan sebelah AIS Cirebon melawan AIS Bekasi. Kedua pertandingan yang berjalan alot dan penuh drama ini akhirnya dimenangkan oleh AIS Regional Bandung dan AIS Regional Cirebon, keduanya kemudian bersua di babak final. Final yang digelar pada pukul 14.00 ini akhirnya dimenangkan oleh AIS Regional Cirebon dengan melalui babak adu penalty.

Ya, meskipun acara sempat molor namun antusiasme peserta GathNas ke-6 AIS di Solo tetap tidak berkurang dan mengikuti tiap sesi acara GathNas dengan semangat. Sampai akhirnya acara GathNas ditutup dan AIS Regional Solo selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada Gooners dan Goonerettes Indonesia yang mau memeriahkan acara GathNas ke-6 AIS di kota Solo.

Keep the unity and strengthen the solidarity between us and always supporting our beloved Red Army, The Great Arsenal. See you at GathNas 7th in Surabaya.

 

-AIS Regional Solo-

back to top